Komentari
Berita Anggota Parlemen

Fahri Hamzah Komentari Video Jokowi Kutip Pelawak hingga Singgung Nasib Sial, Cak Lontong Bereaksi

sumber berita , 15-03-2019

Sebuah cuitan netizen di akun @laskar_minang membuat Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membalasnya dengen menyelipkan dua emoticon senyum.

Cuitan @laskar_minang memberikan keterangan tentang video Presiden Joko Widodo yang juga calon presiden 01 membahas soal banyaknya fitnah di tahun politik.

"KLU MEMASUKI TAHUN POLITIK FITNAH DIMANA2..

SEMBURAN DUSTA DIMANA2..

HATI2..HATI2..

ITULAH HIMBAUAN PRESIDEN KEPADA SEMUA RAKYAT INDONESIA DI DEPAN CERMIN UKURAN 6 X 6 METER," cuit @laskar_minang.

Video yang turut diunggah adalah potongan pidato Presiden Jokowi yang meminta masyarakat tak termakan fitnah dan berita hoax.

"Fitnah-fitnah di mana-mana kalau sudah masuk ke tahun politik seperti ini. Isinya fitnah-fitnah. Hoax di mana-mana, semburan dusta semakin banyak di mana-mana. Hati-hati, saya titip ini saja. Gunakan rasionalitas kita, gunakan pikiran kita. Kalau ada kabar-kabar ini kita pikir, masuk akal tidak. Sering kita ini kan emosionalnya dulu yang didahulukan. Gunakan ini (menunjuk otak). Kalau Cak Lontong ngomong, "Mikir, mikir, mikir," kata Presiden Jokowi seperti dalam potongan video tersebut.

Cuitan @laskar_minang kemudian dikomentari Fahri Hamzah di akunnya @FahriHamzah.

"Kita kutip Filsuf, 

Dia kutip pelawak...

Sial banget nasib kita.... (emoticon ketawa)," begitu cuitan karib Fadli Zon tersebut.

Berdasarkan video tersebut, pelawak yang dimaksud Fahri Hamzah diduga merujuk pada komedian Cak Lontong. 

Cak Lontong rupanya ikut memperhatikan dan ia satu dari sekian orang yang ikut mengomentari cuitan Fahri Hamzah tersebut.

Balasan Cak Lontong tak panjang. 

"anda merasa lebih lucu dari pelawak???" cuit Cak Lontong.

Akun @nino_saragih mendukung cara Cak Lontong mengomentari cuitan Fahri Hamzah. 

"Komedian lbih bermartabat cak. Krjanya dri awal udh serius utk mnghasilkan kelucuan. Nah klo elite (pinjam istilah pak Prabowo) dlm negeri ya bgtu deh, perasaan sih udah serius bgt, pdhl hasilnya cma lucu2an," cuit @nino_saragih. 

Tak anti kritik

Di berbagai kesempatan, baik sebagai Presiden dan capres, Jokowi kerap mengingatkan warga untuk tidak terjebak berita hoax dan fitnah.

Menurut dia, jangan sampai perbedaan pilihan politik membuat hubungan yang terbina baik malah terpecah.

Di depan para pendukungnya Jokowi sangat berapi-api ketika berpidato di Semarang awal bulan lalu.

Jokowi menghadiri deklarasi dukungan dari Koalisi Alumni Diponegoro, Sedulur Kayu dan Mebel Jokowi, dan Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, Jokowi mengklarifikasi sejumlah tudingan yang dialamatkan kepadanya dengan nada yang menggebu-gebu.

Tudingan yang mengarah kepadanya di antaranya antek asing dan lebamnya muka Ratna Sarumpaet yang disebabkan operasi plastik.

Menurut Jokowi, sikap halus terkadang bosen juga dilakukan kepada pihak-pihak yang menyerang dirinya dengan kabar bohong.

Sehingga, ia memutukan sesekali bersikap keras sembari memaparkan fakta seperti dilansir Tribunnews.com.

"Bolehlah keras-keras sedikit-sedikit tidak apa. Yang paling penting menyampaikan fakta, yang paling penting menyampaikan data," ujar Jokowi di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

"Yang paling penting bukan menyampaikan semburan dusta, yang paling penting bukan menyampaikan semburan kebohongan, yang paling penting bukan menyampaikan semburan hoaks," sambung Jokowi.

Dengan menyampaikan klarifikasi terkait tudingan tersebut kepada relawan dengan lantang, Jokowi berharap pendukungnya menjadi lebih bekerja keras memenangkan dirinya bersama cawapres Maruf Amin.

"Ya tujuannya memberikan semangat kepada relawan yang dalam dua hari ini yang menyampaikan dukungan kepada kita. Memang perlu militansi dalam setiap kita bekerja," papar Jokowi.

 

Diposting 15-03-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Fahri Hamzah

Anggota DPR-RI 2014
Nusa Tenggara Barat