Komentari
Berita Anggota Parlemen

Beginilah Cara Megawati Tumbuhkan Kebersamaan di Fraksi PDIP DPR

RUU terkait:

Isu: Aktivitas di Bulan Ramadhan

sumber berita , 22-06-2016

Fraksi PDI Perjuangan DPR menggelar buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (22/6). Hanya saja, acara buka puasa yang dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu justru digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Menurut Puan, dirinya sengaja menjadi tuan rumah karena tujuannya untuk membangun semangat kebersamaan. Terlebih ada pesan dari Megawati agar para anggota FPDIP DPR mengajak istri masing-masing untuk hadir di acara itu.

"Karena memang ini dalam rangka membangun kebersamaan. Pesan dari ketua umum, memang jangan hanya kumpulkan anggota, tetapi juga anak-anak dan keluarganya,” ujar Puan.

Lebih lanjut mantan ketua FPDIP DPR itu mengatakan, keluarga sudah menjadi pilar keempat bagi partai berlambang kepala banteng itu setelah kader yang duduk di eksekutif, legislatif dan struktur partai. “Sehingga ke depan ruang politik bagi para keluarganya tetap terbuka, tidak malah ke partai lain," katanya.

Puan menuturkan, buka puasa bersama anggota FPPDIP dengan membawa keluarga masing-masing itu memang baru pertama kalinya dilakukan. “Ini langkah untuk membangun kebersamaan," kata Puan di acara yang juga dihadiri para menteri asal PDIP itu.

Sedangkan Sekretaris Fraksi PDIP DPR, Bambang Wuryanto menyebut buka puasa bersama itu ibarat vitamin untuk mempererat kebersamaan. Namun demikian Bambang mengakui bahwa buka puasa bersama pun tetap menjadi momentum politik.

"Kita kan orang politik. Buka bersama ini juga acara politik, yang artinya di sini selain merupakan momentum keagamaan, juga ada tausiah politiknya,” katanya.

Menurut Bambang, justru kegiatan semacam itu bisa untuk mempercepat realisasi program-program PDIP. “Inilah wujud kebersamaan PDI Perjuangan," kata Bambang.

Pada kesempatan sama, Bendahara FPDIP DPR Alex Indra Lukman mengatakan, keluarga merupakan unsur penting untuk mendukung kiprah politikus. Karenanya, para istri politisi juga perlu memahami tugas suaminya di kancah politik.

“Jadi keluarga sebagai pendukung, sebagai support harus paham langkah politik suami atau istrinya. Sehingga bisa membantu aktivitas suami atau istri, atau anak-anaknya, sekaligus sebagai kontrol agar tetap pada tujuan politiknya yakni menjalankan ideologi partai, membela atau memberikan keberpihakannya pada rakyat," katanya.

Diposting 23-06-2016.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Alex Indra Lukman

Anggota DPR-RI 2014
Sumatera Barat I

Bambang Wuryanto

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Tengah IV