Disesalkan, Rencana Kementerian BUMN Berinvestasi Ternak Sapi di Australia

sumber berita , 15-09-2013

Kementerian BUMN akan berinvestasi membeli saham peternakan sapi di Australia. Rencana ini menunjukkan pemerintah cenderung mendorong stabilisasi harga ketimbang mendukung program swasembada daging sapi berbasis produksi dalam negeri.

Anggota Komisi IV DPR Ma’mur Hasanuddin menyesalkan langkah itu karena bisa menghambat program swasembada yang sudah dicanangkan pemerintah untuk 2014.

"Keberhasilan swasembada daging sapi pada 2014 bukan saja akan memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional, tapi juga meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. Pertumbuhan ekonomi nasional pun akan meningkat," kata Ma’mur di Jakarta, Sabtu (15/9).

Mestinya pemerintah fokus mengembangkan peternakan sapi di dalam negeri. Sebab, selain sudah disepakati dengan DPR, tak ada hambatan teknis jika pemerintah berkomitmen mewujudkannya. Selama ini program swasembada terkesan gagal karena tidak dilakukan menyeluruh oleh pemegang kebijakan dan pemangku kepentingan. Manajemen produksi berantakan karena tak didukung sistem yang terintegrasi antara produsen dan pasar.

Tahun ini dua BUMN berencana menanamkan investasi lahan ternak sapi di Australia. Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp 2 triliun untuk membeli saham lahan ternak sapi di Negeri Kanguru itu. Di mata Ma’mur, rencana ini ibarat membelokkan program secara tiba-tiba.

"Jika pemerintah merealisasikan rencana membeli peternakan di Australia, berarti pemerintah memang tak punya visi yang kuat dalam membangun ketahanan pangan nasional berbasis produksi dalam negeri," katanya.

Legislator asal Jawa Barat ini menyesalkan sikap pemerintah yang justru lebih suka mengundang investor asing ke Indonesia dan menginvestasikan dana BUMN ke luar negeri. Jalan pintas ini dalam jangka pendek menguntungkan pemerintah, tapi dalam jangka panjang merugikan rakyat.

Diposting 16-09-2013.

Dia dalam berita ini...

Ma'mur Hasanuddin

Anggota DPR-RI 2009-2014 Jawa Barat II
Partai: PKS