Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman menyambut baik diterbitkannya uang kertas rupiah desain baru pecahan Rp 100.000 yang bertuliskan nama DPD. Hal ini diyakini sebagai media sosialisasi lembaga-lembaga perwakilan rakyat, khususnya DPD.
"Media sosialisasi yang mudah dan murah, bahwa selain ada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga ada Dewan Perwakilan Daerah (DPD)," kata Irman dalam siaran tertulisnya akhir pekan lalu.
Seperti diketahui, Bank Indonesia memasukkan tulisan Dewan Perwakilan Daerah dalam uang kertas pecahan Rp 100.000 desain baru yang secara resmi akan dikeluarkan dan diedarkan mulai hari ini, Senin (31/10). Pada uang kertas Rp 100.000 tahun emisi 2004 hanya bertuliskan Majelis Permusyaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat.
"Pada uang pecahan Rp 100.000 desain baru terdapat penambahan penulisan Dewan Perwakilan Daerah pada gambar utama bagian belakang uang," kata Deputi Gubernur BI, Ardhayadi. BI secara resmi akan mengeluarkan dan mengedarkan uang kertas desain baru Rp 50.000, dan Rp 100.000 dalam rangka meningkatkan perlindungan dari upaya pemalsuan serta mengoptimalkan fungsi elemen desain agar lebih memudahkan masyarakat mengenali keaslian uang rupiah pada kedua pecahan uang kertas tersebut.
"Diharapkan masyarakat akan dapat lebih cepat mengenali keaslian uang rupiah dengan penambahan unsur pengaman yang dapat dikenali tanpa menggunakan alat bantu," kata Ardhayadi.
Selain itu diharapkan pula dapat meningkatkan perlindungan uang dari upaya-upaya pemalsuan uang karena kemajuan dalam teknologi cetak.