Berita Anggota Parlemen

Vaksin Booster Gratis, Ada Peran dari Ketua DPR RI

Kebijakan vaksinasi dosis ketiga gratis tidak terlepas dari dukungan DPR RI. Sebelum menggratiskan, pemerintah berencana untuk melakukan booster vaksin COVID-19 dengan skema pembayaran. Rencana tersebut mendapatkan tentangan dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Puan ingin agar vaksinasi dosis ketiga ini mampu diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Hal mendasar gagasan tersebut dikemukakan olehnya karena keselamatan masyarakat adalah yang utama. Oleh karena itu Puan meminta agar pemerintah berkomitmen untuk menjamin kesehatan rakyat melalui pemberian vaksinasi dosis ketiga secara gratis.

"Pemerintah harus menjamin keselamatan masyarakat. Karena itu vaksin booster perlu diusahakan gratis untuk warga, terutama rakyat kecil," kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (12/1/2022).

Ia memahami bahwa perekonomian negara saat ini belum sepenuhnya pulih, apalagi pemerintah masih harus menanggung beban penanganan Pandemi COVID-19. Saat itu, ia menyarankan agar pemerintah bisa menyiapkan opsi program booster berbayar bagi kalangan menengah ke atas apabila kemampuan negara belum bisa mencukupi perlindungan booster bagi seluruh rakyat.

"Tapi prinsip yang utama, vaksin booster harus gratis karena vaksin adalah kebutuhan dasar rakyat yang merupakan tanggung jawab negara," ujar Puan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia juga berencana untuk menggratiskan booster vaksin hanya untuk kelompok lansia, kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, dan kelompok rentan.

Menurut Puan, jika skema tersebut dijalankan maka Pemerintah Indonesia harus memperbaiki data kelompok PBI terlebih dahulu. Sebab Kelompok PBI sendiri merupakan peserta BPJS dari golongan fakir miskin dan orang yang tidak mampu membayar iuran. Namun tak sedikit masyarakat tidak mampu atau fakir miskin yang belum masuk dalam PBI lantaran terkendala masalah pendataan.

"Dan Pemerintah harus memperhatikan betul data peserta PBI BPJS Kesehatan, mengingat kelompok masyarakat ini paling sulit mendapatkan akses kesehatan," ungkap Puan.

Jika skema tersebut dijalankan, Puan ingin agar seluruh rakyat kurang mampu masuk ke dalam daftar PBI BPJS Kesehatan.

"Pastikan seluruh rakyat kurang mampu masuk dalam daftar PBI BPJS Kesehatan, baik itu lansia atau golongan umum. Sehingga masyarakat dari kelompok tersebut betul-betul mendapat pelayanan kesehatan, tanpa perlu mengkhawatirkan biaya," tutup Puan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan vaksinasi booster atau dosis ketiga COVID-19 gratis untuk seluruh rakyat Indonesia. Adapun vaksin booster yang sudah mengantongi izin penggunaan darurat dari BPOM yakni Sinovac, CoronaVac, Moderna, AstraZeneca, Zifivax, dan Pfizer.

"Mulai tanggal 12 Januari 2022 pemerintah akan melaksanakan vaksinasi ketiga dengan prioritas bagi lansia dan kelompok rentan. Upaya ini penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus COVID-19 yang terus bermutasi," ungkap Jokowi seperti dikutip dari Instagram Joko Widodo.

Diposting 12-01-2022.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Puan Maharani

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 5