Berita Anggota Parlemen

Kehebohan Krisdayanti: Suntik DNA Salmon sampai Blak-blakan soal Gaji DPR

Penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Krisdayanti, membuat heboh usai blak-blakan soal gajinya sebagai anggota DPR. Krisdayanti sebelumnya juga pernah membuat kehebohan setelah mengaku memakai suntik DNA salmon hingga jalan-jalan ke Swiss saat pandemi.

Krisdayanti pernah mengaku memakai suntik DNA ikan salmon untuk merawat kulitnya. Pengakuan ini pun menjadi perbincangan warganet.

Krisdayanti akhirnya memberikan penjelasan soal suntik DNA ikan salmon itu. Dikatakannya, banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan setelah melakukan perawatan ini. Krisdayanti sendiri sudah melakukannya sejak beberapa waktu lalu.

"Bagi yang perlu informasi lebih pasti tentang kebenaran fungsi dan biaya treatment DNA ikan salmon @dr.chen_aesthetic terapi skin booster yang menggunakan ekstrak DNA salmon skrg sudah banyak skali di clinic/pusat kecantikan di indonesia," buka Krisdayanti dalam akun Instagram miliknya, 5 Mei 2021.

Tak hanya itu, Krisdayanti juga menuliskan soal biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perawatan suntik DNA ikan salmon ini. Menurut sang diva, biaya yang dipatok tidaklah terlalu mahal untuk satu perawatan.

"biayanya sendiri Tidak mahal dan terjangkau banget.. estimasinya dari 7jt -15jt/per kunjungan kalau tidak mengambil paket treatment .. tp kalau ambil paket yang untuk beberapa kali kedatangan justru lebih murah justru karena dpt discount special," bebernya lagi.

Tak hanya memberikan efek melembabkan wajah dan mengencangkan, istri Raul Lemos itu juga membeberkan manfaat lain atas perawatan yang dilakukannya.

Berlibur ke Swiss Saat Pandemi

Krisdayanti juga pernah dikritik karena berlibur ke Swiss di masa reses saat pandemi. Sekjen DPR Indra Iskandar pun menegaskan Krisdsyanti pergi untuk kepentingan pribadi, bukan perjalanan dinas.

"Sekarang masa reses ada yang ke dapil, ada yang punya urusan pribadi dan lain-lainnya, silakan aja. Kalau ada anggota setelah perjalanan dari dapil, untuk perjalanan pribadi, ya kita kan nggak bisa monitoring," ujar Indra saat dihubungi, Kamis (19/3/2020).

Indra mengatakan pimpinan DPR sendiri sudah memberi imbauan sejak 4 Maret 2020 agar seluruh anggota DPR tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Indra menyetop pimpinan telah menyetop sementara anggaran APBN perjalanan dinas luar negeri.

"Per kemarin sih sudah kita imbau untuk (perjalanan dinas), kalau perjalanan pribadi kita nggak biasa mengatur ya. Kalau perjalanan dinas sudah diatur sementara sudah di setop menggunakan APBN," jelasnya.

Indra mengimbau para anggota DPR menjalani aturan pimpinan untuk menunda perjalanan ke luar negeri guna mencegah penyebaran virus Corona.

"Tentu arahan pimpinan DPR berkaitan situasi sekarang ini merebaknya virus Corona itu harus jadi perhatian kita bersama," tutur Indra.

Krisdayanti Blak-blakan soal Gaji

Terbaru, penyanyi papan atas Indonesia itu mengaku menerima gaji setiap tanggal 1 sebesar Rp 16 juta. Empat hari berselang, masuk lagi ke rekeningnya tunjangan sebesar Rp 59 juta.

Tak sampai di situ. Ada juga dana aspirasi Rp 450 juta yang diterima Krisdayanti. Dana aspirasi ini didapat 5 kali dalam setahun, serta dana reses sebesar Rp 140 juta.

"(Dana reses) Rp 140 juta. Itu 8 kali setahun," kata Krisdayanti saat berbincang di YouTube Akbar Faizal, seperti dilihat pada Selasa (14/9/2021).

Pengakuan sontak ini mengundang reaksi sejumlah anggota DPR lainnya, termasuk pimpinan dan rekan satu fraksi Krisdayanti. Diketahui, penyanyi yang akrab dipanggil KD itu merupakan anggota Fraksi PDIP.

Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR sebetulnya membenarkan pengakuan Krisdayanti. Namun, menurut MKD, ada hal yang perlu diperjelas agar publik tidak beranggapan buruk.

"Pernyataan Krisdayanti benar dan itu bisa dengan mudah dicek di kesekjenan," ucap Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (14/9).

"Yang agak misleading itu soal tunjangan, yang jika digabung dengan gaji nilainya sekitar Rp 65 jutaan," imbuhnya.

Rekan sefraksi Krisdayanti, Hendrawan Supratikno, menyebut anggota DPR memiliki beberapa sumber pendapatan. Selain gaji dan tunjangan, sumber pendapatan lainnya adalah dana reses dan kunjungan kerja (kunker).

"Pendapatan anggota Dewan terdiri dari gaji, tunjangan-tunjangan dan dana-dana yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan anggota, seperti kunjungan dapil, kunjungan kerja, reses, sosialisasi, serap aspirasi dan lain-lain," ujar Hendrawan kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Jika merujuk pada keterangan KD, yang masuk ke kantong anggota DPR hanyalah gaji dan tunjangan anggota DPR, yang jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp 60 juta. Belum lagi ada dipotong untuk iuran fraksi.

"Total gaji dan tunjangan sekitar Rp 60 juta per bulan. Dari penerimaan ini dipotong dana untuk fraksi. Setiap fraksi punya kebijakan yang berbeda," sebut anggota Komisi Keuangan DPR ini.

Diposting 15-09-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Habiburokhman

Anggota DPR-RI 2019-2024
DKI Jakarta 1

Krisdayanti

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Timur 5

Hendrawan Supratikno

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 10