Berita Anggota Parlemen

Menag: Takbir Keliling Tak Diperkenankan, Silakan di Masjid dan Musala

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa pada kegiatan malam takbir Idul Fitri nanti, takbir keliling tidak diperkenankan untuk dilakukan. Kata dia, hal ini berpotensi menimbulkan kerumunan yang membuka peluang penularan virus.

“Takbir keliling kita tidak perkenankan,” ungkap dia dalam keterangannya, Selasa (20/4).

Ia meminta agar takbir ini dilaksanakan tidak berkerumun, misalnya di dalam masjid atau musala. Kegiatan tersebut juga tetap dilakukan dengan protokol kesehatan dan secara terbatas.

“Silakan takbir dilakukan di dalam masjid atau musala supaya sekali lagi menjaga kesehatan kita semua dari penularan Covid-19. Itu pun tetap dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas masjid atau musala,” tegasnya.

Menurutnya, kesabaran ini akan berbuah manis kepada masyarakat. “Saya kira dengan kita bersabar ini Allah akan memberikan jalan atau hasil yang terbaik untuk kita semua dan bangsa negara,” tambahnya.

Gus Menteri, panggilan akrabnya menyampaikan bahwa perlu ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat melakukan aksi kolaboratif untuk menangani pandemi Covid-19. Jika dilakukan, ia meyakini pandemi Covid-19 akan segera berlalu.

“Insya Allah kita juga tidak akan kehilangan pahala apa pun, tidak akan kehilangan pahala sedikit pun jika tetap mendahulukan yang wajib daripada mendahulukan yang sunah,” tandasnya.

Diposting 21-04-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Yaqut Cholil Qoumas

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 10