Berita Anggota Parlemen

Didukung Jadi Ketua PWNU DKI, Gus Jazil: Tak Ada Kaitan dengan Pilkada

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid maju sebagai calon Ketua PWNU DKI Jakarta dalam Konferensi Wilayah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (Konferwil PWNU) DKI Jakarta pada 2 April 2021 mendatang.

Langkah Gus Jazil mendapat dukungan dari berbagai kalangan, salah satunya dari pengurus PCNU Jakarta Timur. Bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (31/3) PCNU Jaktim resmi mendeklarasikan dukungan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Gus Jazil mengaku, dirinya sangat terharu dengan dukungan warga nahdiyin di Jaktim tersebut. Ia pun mengaku siap untuk menjadikan PWNU DKI sebagai ormas keagamaan yang mandiri dan tidak bisa disetir oleh siapapun.

“Insha Allah, jika saya terpilih, saya akan kembalikan NU khususnya di DKI Jakarta sebagai organisasi bermartabat dan mandiri,” ujarnya.

Menurut Gus Jazil, PWNU DKI sudah saatnya harus melakukan penataan kelembagaan untuk mewujudkan langkah – langkah besar. Semua ranting juga harus digerakkan dan aktif dalam berbagai kegiatan.

“Penataan kelembagaan itu menjadi pintu dalam menjalankan organisasi PWNU DKI ke depan. Dan tidak ada kaitanya dengan pilkada yang masih jauh,” ujar Gus Jazil.

Gus Jazil juga mengaku telah meyiapkan program jika terpilih menjadi Ketua PWNU Jakarta. Program utamanya yang dikutip dari pesan pendiri NU KH. Hasyim As’ari, yakni ‘Ihya’u Amalil Fudhola’ (menghidupkan amal yang bermartabat, red).

Salah satunya adalah menghidupkan kembali keteladanan para ulama dan tokoh Betawi. Jika terpilih ada tiga tokoh pejuang yang akan saya usulkan menjadi pahlawan nasional. Pertama, “Panglima Perang Kelender”. Beliau adalah ulama yang cukup melegenda beranama asli Muhammad Arif atau biasa dikenal dengan Haji Darip.

“Bagi masyarakat Betawi di Jakarta Timur, khususnya kawasan Klender, nama Haji Darip sudah tak asing lagi. Dia dikenal sebagai ulama sekaligus pemimpin perlawanan terhadap kompeni Belanda dan Jepang,” tukasnya.

Tokoh kedua yakni seorang ulama Jakarta atau Betawi dari akhir abad ke-19 dan awal ke-20, yakni Guru Marzuki. Masyarakat Betawi biasa juga menyebut dengan Guru Marzuki. Kemudian tokoh selanjutnya menurut Gus Jazil adalah Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi, atau dikenal dengan nama Habib Ali Kwitang .

“Beliau ini salah seorang tokoh penyiar agama Islam terdepan di Jakarta pada abad 20. Beliau juga pendiri dan pimpinan pertama pengajian Majelis Taklim Kwitang yang merupakan satu cikal-bakal organisasi-organisasi keagaaman lainnya di Jakarta,” tandasnya.

Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur (Jaktim) menggelar rapat panelis untuk menyeleksi bakal calon Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta.

Dalam rapat yang digelar pada Senin malam (29/3/2021),  di Pondok Pesantren Al Hamid Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, nama Wakil Ketua MPR Dr KH Jazilul Fawaid meraih suara terbanyak dalam voting tertutup. Gus Jazil meraih lima suara sementara dua nama lain yakni KH Dr Samsul Ma’arif MA mendapatkan dua suara, dan Sekda DKI Marullah Matali Lc MA juga mendapatkan dua suara.

“Dengan demikian, kita merekomendasikan Gus Jazil sebagai calon Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta oleh PCNU Jaktim pada Konferensi Wilayah XX PWNU DKI Jakarta. Gus Jazil merupakan politisi yang juga ulama. Sosok yang bisa merangkul semua kalangan,” ujar Wakil Ketua PCNU Jaktim H Amirudin.

Diposting 01-04-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Jazilul Fawaid

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Timur 10

Didik Mukrianto

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Timur 9